POLRI

Cegah Bahaya Narkoba Hingga Pinjol Ilegal, Polda Lampung Minta Orang Tua Perketat Pengawasan Anak

×

Cegah Bahaya Narkoba Hingga Pinjol Ilegal, Polda Lampung Minta Orang Tua Perketat Pengawasan Anak

Sebarkan artikel ini

Lampung, berita-public.com — Polda Lampung mengimbau seluruh orang tua untuk memperketat pengawasan terhadap aktivitas dan pergaulan anak, baik di lingkungan sekitar maupun di ruang digital. Langkah ini dinilai krusial untuk mencegah generasi muda terjerumus dalam ancaman narkoba, seks bebas, jeratan pinjaman online (pinjol) ilegal, hingga keterlibatan aksi huru-hara.

​Imbauan tersebut disampaikan Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, Sabtu (29/8/2026). Ia menekankan bahwa orang tua tidak cukup hanya mengetahui keberadaan fisik anak, tetapi juga harus memahami lingkungan interaksinya.

​”Orang tua jangan hanya bertanya anaknya pergi ke mana, tetapi juga perlu mengetahui dengan siapa mereka bergaul dan kegiatan apa yang diikuti. Jangan sampai anak terjebak lingkungan yang merusak masa depannya,” ujar Kombes Pol Yuni.

​Perkembangan teknologi dinilai membuat ancaman terhadap anak makin kompleks. Remaja yang belum memahami literasi keuangan sangat rentan tergoda tawaran pinjol maupun aktivitas keuangan ilegal di media sosial.

​Kombes Pol Yuni membeberkan beberapa poin krusial yang perlu diperhatikan orang tua:

  • ​Edukasi Literasi Digital, Memantau penggunaan media sosial anak dan memberikan pemahaman mengenai risiko keuangan digital/pinjol.
  • ​Komunikasi Terbuka, Membangun dialog dua arah di rumah agar anak tidak mencari jawaban atau pelarian di luar rumah.
  • ​Deteksi Dini Perilaku, Memperhatikan setiap perubahan sikap, pola komunikasi, maupun pergaulan harian anak.

​Terkait maraknya ajakan penyampaian aspirasi di jalanan, Polda Lampung mengingatkan agar orang tua tidak membiarkan anak-anak ikut-ikutan berada di lokasi yang berpotensi ricuh. Kendati menyampaikan pendapat adalah hak yang dilindungi, keselamatan fisik anak tetap menjadi prioritas utama.

​”Kami mengimbau orang tua memastikan anak-anak tidak berada di lokasi aksi yang berpotensi terjadi kericuhan. Jangan sampai mereka hanya ikut-ikutan, kemudian menjadi korban,” tegas mantan Kapolres Metro tersebut.

​Polda Lampung menegaskan bahwa benteng pertahanan utama bagi anak berada di lingkungan keluarga. Kepolisian mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membimbing dan membentengi generasi muda dari pengaruh lingkungan yang merugikan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini