BANDAR LAMPUNG

Damkarmat Siagakan 267 Personel, Waspada Kebakaran Rumah Ditinggal Mudik

×

Damkarmat Siagakan 267 Personel, Waspada Kebakaran Rumah Ditinggal Mudik

Sebarkan artikel ini

Bandar Lampung, berita-public.com –Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bandar Lampung menyiagakan 267 personel saat Operasi Ketupat Krakatau 2026.

“267 personel yang dibagi dalam tiga peleton. Setiap peleton terdiri dari 89 personel yang bertugas secara bergantian selama 24 jam,” ujar Kepala Damkarmat Bandar Lampung, Anthony Irawan, Jumat 13 Maret 2026.

Pihaknya membagi tim ke dalam 22 regu.

“Sebanyak lima regu siaga di Mako Tendean dan 17 regu lainnya tersebar di seluruh Pos Siaga Kecamatan,” kata Anthony.

Menurutnya, penyebaran personel tersebut dilakukan agar petugas dapat merespons laporan kebakaran secara cepat.

Anthony menargetkan waktu tanggap atau response time kurang dari 15 menit sejak laporan diterima hingga petugas tiba di lokasi kejadian.

“Target kami kurang dari 15 menit personel sudah tiba di lokasi kebakaran setelah menerima laporan,” ujarnya.

Menurutnya, rumah yang ditinggalkan tanpa penghuni memiliki risiko kebakaran lebih tinggi karena tidak ada orang yang dapat mendeteksi tanda-tanda awal munculnya api.

“Rumah kosong lebih berisiko karena tidak ada orang yang memantau. Seringkali warga tetap menyalakan listrik untuk kulkas, pompa air, hingga AC. Padahal, peralatan yang terus tersambung ini berpotensi memicu korsleting listrik,” terangnya.

Ia menjelaskan, berdasarkan evaluasi lapangan, kebakaran pada rumah kosong umumnya dipicu oleh dua faktor utama.

Pertama, korsleting listrik yang berasal dari instalasi kabel rusak atau peralatan elektronik yang dibiarkan menyala tanpa pengawasan.

Kedua, kebocoran gas akibat regulator tabung gas yang tidak dilepas saat rumah ditinggal mudik, sehingga berpotensi memicu ledakan atau kebakaran jika terjadi kebocoran.

Ia mengimbau warga yang hendak mudik agar melakukan pengecekan terakhir sebelum meninggalkan rumah.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain mematikan listrik dengan mencabut kabel peralatan elektronik yang tidak diperlukan dari sumber listrik. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini