Bandar Lampung, berita-public.com — Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, menghadiri rangkaian agenda Rapat Dewan Pengurus Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) di House of Danar Hadi, Kota Solo, Jawa Tengah, Kamis (3/9/2026).
Forum strategis tersebut menghimpun para wali kota dari berbagai daerah di Indonesia guna memperkuat sinkronisasi antara program pemerintah pusat dengan prioritas pembangunan pemerintah kota.
Salah satu fokus utama yang diperjuangkan dalam forum tersebut yakni penataan ruang fiskal dan beban belanja daerah agar kapasitas otonomi daerah tetap terjaga.
”Pemerintah kota membutuhkan ruang fiskal yang memadai. Penyempurnaan kebijakan transfer ke daerah dan fleksibilitas APBD sangat krusial agar pelayanan publik serta kebutuhan riil masyarakat di daerah dapat direspon dengan cepat,” ujar Wali Kota Eva Dwiana.
Dalam rapat dewan pengurus tersebut, APEKSI merumuskan sejumlah usulan strategis kepada pemerintah pusat:
- Penyempurnaan Transfer ke Daerah (TKD), Mendorong reformasi skema Dana Bagi Hasil (DBH), Dana Alokasi Umum (DAU), dan Dana Alokasi Khusus (DAK) agar mencerminkan perbedaan beban pelayanan, kapasitas fiskal, serta karakter geografis masing-masing kota.
- Penataan Beban PPPK & Belanja Pegawai, Menyoroti pembiayaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) agar disesuaikan dengan kemampuan anggaran riil daerah tanpa menggerus alokasi belanja pembangunan.
- Fleksibilitas APBD, Meminta keluwesan pengelolaan anggaran daerah agar pemerintah kota memiliki ketahanan dalam merespons persoalan mendesak di tengah masyarakat.
Melalui APEKSI, para kepala daerah berharap aspirasi tingkat tapak ini menjadi pertimbangan utama pemerintah pusat dalam merumuskan kebijakan nasional yang selaras dengan kondisi daerah. (Red)












