Lampung, berita-public.com — Pergantian pimpinan di tubuh Polda Lampung resmi bergulir sebagai bagian dari rotasi jabatan strategis di lingkungan Polri. Irjen Pol. Helfi Assegaf yang sebelumnya menjabat Kapolda Lampung dimutasi menjadi perwira tinggi (Pati) Bareskrim Polri untuk penugasan di luar struktur, seiring informasi promosi menuju jabatan bintang tiga di lingkungan kementerian.
Mutasi tersebut tertuang secara resmi dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2251/X/KEP/2026 tertanggal 10 Oktober 2026.
Posisi Kapolda Lampung selanjutnya dipercayakan kepada Brigjen Pol. Yustan Alpiani, yang sebelumnya mengemban amanah sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri.
Irjen Pol. Helfi Assegaf memimpin Polda Lampung sejak 24 September 2025. Sebelum menakhodai Korps Bhayangkara di Lampung, ia memiliki rekam jejak panjang di bidang penegakan hukum khusus, antara lain sebagai Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) Pangan Polri dan Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri.
Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol. Yuni Iswandari Yuyun, menyampaikan bahwa selama kepemimpinannya, Helfi memberikan perhatian besar terhadap pengungkapan berbagai kasus kriminal yang meresahkan masyarakat di sejumlah wilayah hukum Lampung.
Kombes Pol. Yuni memaparkan sejumlah capaian pengungkapan kasus menonjol selama masa kepemimpinan Helfi, yang mencakup wilayah Kabupaten Pesisir Barat, Pesawaran, hingga Way Kanan.
Kasus-kasus tersebut meliputi pembongkaran jaringan narkoba internasional, penindakan dugaan penimbunan bahan bakar minyak (BBM) di Pesawaran, serta penertiban aktivitas pertambangan emas ilegal di Way Kanan.
Selain penegakan hukum, Polda Lampung di bawah kepemimpinan Helfi juga menorehkan prestasi dengan meraih penghargaan Nugraha Sakanti dari Presiden RI atas pengabdian dan kontribusinya kepada masyarakat dan negara.
Dari aspek pelayanan publik, Helfi turut mengantongi apresiasi dari Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) atas peningkatan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat. Di sisi internal, ia juga dikenal memiliki kedekatan personal dan kepedulian tinggi terhadap anggota yang bertugas di lapangan, termasuk perhatian khusus kepada almarhum Arya Supena, anggota Intelijen Polda Lampung.
Selain posisi Kapolda, rotasi jabatan strategis turut menyasar posisi Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Lampung.
Kombes Pol. Nicolas Dedy Arifianto dimutasi untuk mengemban tugas baru sebagai Dirlantas Polda Kepulauan Riau (Kepri). Posisi Dirlantas Polda Lampung kini resmi dijabat oleh Kombes Pol. Muhammad Reza Chairul Akbar Sidio, yang sebelumnya menjabat Dirlantas Polda Sumatera Barat.
Dalam kesempatan tersebut, Kombes Yuni juga menyinggung perkembangan inovasi pelayanan lalu lintas berbasis teknologi di Lampung, termasuk implementasi aplikasi Siger Lampung sebagai bagian dari optimalisasi pelayanan publik.
Menanggapi mutasi besar-besaran ini, Kombes Yuni menegaskan bahwa pergeseran posisi merupakan bagian yang wajar dari dinamika organisasi serta pembinaan karier personel Polri demi menjawab kebutuhan institusi.
“Mutasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri dan pembinaan karier personel. Kami menghormati keputusan pimpinan dan memastikan seluruh jajaran Polda Lampung tetap menjalankan tugas serta tanggung jawabnya sebagaimana mestinya,” ujar Yuni, Minggu (11/10/2026).
Pihaknya memastikan pergantian kepemimpinan ini tidak akan mengganggu stabilitas pelayanan publik maupun upaya penegakan hukum. Jajaran Polda Lampung berkomitmen untuk terus menjaga keamanan, ketertiban masyarakat (Kamtibmas), serta memberikan pelayanan terbaik secara berkelanjutan di wilayah Lampung. (*)












