BEKASI

Kejar Target Pendapatan Daerah, Bapenda dan Samsat Kabupaten Bekasi Genjot Operasi Pajak Kendaraan

Bekasi, berita-public.com — Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) bersama Samsat dan instansi lintas sektoral mengintensifkan operasi gabungan pajak kendaraan bermotor. Langkah tegas ini digencarkan guna mendongkrak kepatuhan wajib pajak sekaligus mengoptimalkan penerimaan pendapatan daerah.

​Operasi gabungan penertiban pajak tersebut dipusatkan di Desa Sumberjaya, Kecamatan Tambun Selatan, (13/10/2026). Kegiatan ini melibatkan sinergi terpadu antara Bapenda Kabupaten Bekasi, Pusat Pelayanan Pendapatan Daerah Wilayah Cikarang, Satlantas Polres Metro Bekasi, Subdenpom, Regident Polda Metro Jaya, serta Jasa Raharja.

​Perwakilan Bapenda Kabupaten Bekasi, Puji Nugraha, menjelaskan bahwa razia terpadu ini tidak sekadar berorientasi pada penindakan di jalan, melainkan mengedepankan edukasi dan peningkatan kesadaran masyarakat.

​”Operasi gabungan ini kami lakukan untuk mengoptimalkan penerimaan daerah sekaligus membangun kesadaran masyarakat agar tertib administrasi perpajakan kendaraan,” ujar Puji.

​Capaian Realisasi Pajak dan Sasaran Sektor Korporasi

​Berdasarkan data rekapitulasi per 13 Oktober 2026, penerimaan pendapatan dari sektor kendaraan bermotor di Kabupaten Bekasi menunjukkan progres yang terus digenjot menjelang akhir tahun anggaran:

  • ​Opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB): Telah terkumpul sekitar Rp 296,64 miliar atau mencapai 66,81 persen dari target total sebesar Rp 443,99 miliar.
  • ​Opsen Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB): Terealisasi sebesar Rp 191,39 miliar atau mencapai 70,67 persen dari target Rp 271,03 miliar.

​Melihat masih terdapat sisa ruang target hingga akhir tahun, Bapenda Kabupaten Bekasi merencanakan pelaksanaan operasi gabungan secara berkala. Selain menyasar pengguna jalan umum, pengawasan intensif turut diarahkan kepada badan usaha atau perusahaan yang memiliki armada kendaraan dalam jumlah besar namun terindikasi menunggak pajak.

​Melalui kolaborasi terpadu antara pemerintah daerah, kepolisian, dan instansi vertikal ini, optimalisasi penerimaan pajak diharapkan mampu memperkuat pendaan pembangunan infrastruktur serta pelayanan publik di Kabupaten Bekasi. (Ervan)

Exit mobile version