Batang, Berita-public.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) IDBU-36 Universitas Diponegoro 2026 dari Program Studi Peternakan, Akhbar, melaksanakan program pemberdayaan masyarakat berupa penguatan ekonomi melalui pembuatan pakan komplit berbahan dasar fermentasi bonggol jagung dengan tambahan pakan penguat konsentrat. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, 25 Juli 2026, di Desa Kluwih, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang.
sebagai bagian dari upaya mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-12, yaitu konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab.
Desa Kluwih dikenal sebagai salah satu wilayah dengan potensi pertanian jagung yang cukup besar. Namun, selama ini limbah bonggol jagung hasil panen kerap belum dimanfaatkan secara optimal oleh warga dan hanya dibiarkan menumpuk atau dibuang begitu saja. Melihat potensi tersebut, mahasiswa KKN-T IDBU-36 Undip berinisiatif mengolah bonggol jagung menjadi pakan ternak komplit melalui proses fermentasi, yang kemudian dipadukan dengan pakan penguat konsentrat untuk meningkatkan nilai gizi dan kualitas pakan.

Program ini dirancang sebagai solusi atas dua persoalan sekaligus: pengelolaan limbah pertanian yang belum maksimal dan kebutuhan warga akan alternatif pakan ternak yang terjangkau. Dengan memanfaatkan bonggol jagung yang sebelumnya dianggap sebagai limbah, biaya produksi pakan dapat ditekan sehingga turut memperkuat perekonomian peternak di Desa Kluwih.

Pendekatan ini sejalan dengan semangat SDGs 12 yang mendorong pemanfaatan sumber daya secara efisien serta pengurangan limbah melalui prinsip ekonomi sirkular.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa memberikan pendampingan kepada warga mulai dari tahap pengumpulan dan pencacahan bonggol jagung, proses fermentasi, hingga pencampuran dengan konsentrat sesuai formulasi yang tepat agar pakan yang dihasilkan layak dan bernutrisi bagi ternak. Program ini diharapkan dapat menjadi solusi berkelanjutan yang terus diterapkan warga Desa Kluwih meskipun masa KKN telah berakhir, sekaligus mendorong kemandirian pangan ternak dan penguatan ekonomi masyarakat setempat.
Melalui program ini, mahasiswa KKN-T IDBU-36 Universitas Diponegoro berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Desa Kluwih, sekaligus menjadi contoh penerapan ilmu peternakan yang aplikatif dan berkelanjutan di tingkat desa. (**)





