BATANG

Mahasiswa KKN-T IDBU-36 Undip Sosialisasikan Pemanfaatan Biogas sebagai Energi Alternatif Mesin Pengering Jagung di Desa Kluwih

Batang, Berita-Public.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) IDBU-36 Universitas Diponegoro 2026, Cahya Pandya Parahita, mahasiswa Program Studi Peternakan angkatan 2023, melaksanakan kegiatan sosialisasi pemanfaatan biogas berbahan baku limbah kotoran ternak sebagai sumber energi alternatif untuk mendukung operasional mesin pengering jagung. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, 7 Agustus 2026, pukul 13.00 WIB di Balai Desa Kluwih, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, bersama anggota Gabungan Kelompok Tani (GAPOKTAN) Desa Kluwih.


Kegiatan sosialisasi tersebut merupakan salah satu upaya untuk mengenalkan pemanfaatan energi terbarukan yang dapat diterapkan dalam aktivitas pertanian masyarakat. Program ini sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-7, yaitu Energi Bersih dan Terjangkau, melalui pemanfaatan sumber energi alternatif serta pengurangan ketergantungan terhadap penggunaan LPG.

Desa Kluwih memiliki potensi peternakan dan pertanian yang dapat dikembangkan secara terpadu. Salah satu potensi yang dapat dimanfaatkan adalah limbah kotoran ternak yang selama ini belum sepenuhnya digunakan sebagai sumber energi. Melalui proses penguraian secara anaerob, kotoran ternak dapat diolah menjadi biogas yang selanjutnya dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar untuk berbagai kebutuhan, salah satunya sebagai sumber energi pada mesin pengering jagung.

Melihat potensi tersebut, Cahya memperkenalkan pemanfaatan biogas kepada anggota GAPOKTAN Desa Kluwih sebagai salah satu alternatif energi yang lebih ramah lingkungan. Materi yang disampaikan meliputi proses pembentukan biogas dari limbah kotoran ternak, manfaat biogas sebagai energi terbarukan, penerapannya pada mesin pengering jagung, serta potensinya dalam mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap LPG.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan dilakukan melalui penyampaian materi yang dilanjutkan dengan diskusi interaktif dan sesi tanya jawab bersama anggota GAPOKTAN.
Peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan dan berdiskusi mengenai pemanfaatan biogas, khususnya terkait penerapannya sebagai sumber energi untuk mendukung kegiatan pengeringan jagung. Antusiasme peserta terlihat dari diskusi dan tanya jawab yang berlangsung secara aktif selama kegiatan.

Program ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat Desa Kluwih mengenai potensi limbah kotoran ternak sebagai sumber energi alternatif. Pemanfaatan biogas tidak hanya dapat menjadi solusi dalam pengelolaan limbah peternakan, tetapi juga berpotensi mengurangi penggunaan LPG dalam operasional mesin pengering jagung.

Gambar 1.3 Diskusi dengan Gapoktan
Melalui kegiatan tersebut, Cahya berharap sosialisasi yang diberikan dapat mendorong masyarakat untuk lebih mengenal dan memanfaatkan energi terbarukan yang tersedia di lingkungan sekitar. Pemanfaatan biogas diharapkan dapat menjadi salah satu langkah menuju penggunaan energi yang lebih bersih, terjangkau, dan berkelanjutan sekaligus mendukung aktivitas pertanian masyarakat Desa Kluwih.

Penulis: Cahya Pandya Parahita
Mahasiswa KKN-T IDBU 36 Universitas Diponegoro
Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro
Dosen pembimbing lapangan: Muhammad Luthfie Fadhilah, S. P., M.Si.
(Ferry)

 

Exit mobile version