Bandar Lampung, berita-public.com –Pemkot Bandar Lampung menyalurkan bantuan sosial kepada 24 warga yang terdampak berbagai musibah, mulai dari bencana alam, kebakaran, hingga santunan kematian.
Total nilai bantuan yang digelontorkan mencapai Rp 283 juta.
Penyerahan bantuan dilakukan langsung Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana di ruang rapat Kantor Pemerintahan Kota Bandar Lampung, Selasa 10 Februari 2026.
Bantuan tersebut diberikan kepada warga yang mengalami kerusakan rumah akibat dinding atau tembok roboh yang menimpa dapur dan kamar mandi, korban tanah longsor, musibah kebakaran, hingga warga yang membutuhkan biaya pengobatan dan akomodasi transportasi untuk berobat ke luar daerah, termasuk ke Jakarta.
Eva Dwiana mengatakan, bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan kehadiran pemerintah daerah dalam membantu masyarakat yang sedang mengalami kesulitan.
“Hari ini Pemerintah Kota Bandar Lampung kembali mengeluarkan bantuan untuk warga yang terkena bencana dan juga warga yang harus berobat ke Jakarta. Ada juga yang meninggal dunia, kami berikan santunan,” ujar Eva Dwiana, Selasa 10 Februari 2026.
Ia menjelaskan, khusus untuk warga yang menjalani pengobatan ke luar daerah, Pemkot Bandar Lampung memberikan bantuan biaya pengobatan dan transportasi dengan nominal bervariasi, berkisar antara Rp 10 juta hingga Rp 20 juta per orang.
“Kalau yang kena bencana, bantuannya bervariasi sesuai kondisi. Untuk warga yang meninggal dunia, dari Pemerintah Kota Bandar Lampung kami menyampaikan duka cita yang mendalam,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Eva Dwiana juga menyampaikan doa dan penguatan kepada keluarga korban, khususnya anak-anak yang ditinggalkan orang tua.
“Mudah-mudahan anak-anaknya diberikan yang terbaik oleh Allah, dimasukkan ke tempat yang paling indah. Kami juga mohon doa dari seluruh masyarakat Kota Bandar Lampung agar kami bisa terus bekerja untuk masyarakat dan daerah,” ucapnya.
Eva turut mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, mengingat kondisi cuaca yang belakangan ini kurang bersahabat.
“Cuaca sekarang tidak menentu, kadang hujan ringan, kadang hujan lebat disertai angin kencang. Kalau tidak ada kepentingan yang mendesak dan kondisi tidak aman, sebaiknya di rumah saja. Orang tua juga diminta lebih memperhatikan anak-anak yang berangkat sekolah,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Bandar Lampung Aklim Sahadi mengatakan, total penerima bantuan pada penyaluran kali ini berjumlah 24 orang.
“Total penerima ada 24 orang. Bantuan diberikan untuk berbagai kebutuhan, seperti perbaikan rumah akibat bencana, musibah kebakaran, santunan kematian, serta bantuan transportasi dan pengobatan ke Jakarta,” jelas Aklim.
Menurutnya, total anggaran yang dikeluarkan Pemkot Bandar Lampung untuk bantuan tersebut mencapai sekitar Rp 283 juta.
“Kurang lebih totalnya sekitar Rp 283 juta untuk 24 penerima bantuan,” pungkasnya.
Pemkot Bandar Lampung berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga yang terdampak musibah serta menjadi wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan sosial kepada masyarakat. (*)











