BANDAR LAMPUNG

Pemkot Bandar Lampung Izinkan Pedagang Takjil di Taman UMKM Soekarno saat Ramadan

×

Pemkot Bandar Lampung Izinkan Pedagang Takjil di Taman UMKM Soekarno saat Ramadan

Sebarkan artikel ini

Bandar Lampung, berita-public.com – Dinas Perindustrian Bandar Lampung mengizinkan pelaku UMKM berdagang takjil di Taman UMKM Soekarno, Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Pahoman, Kecamatan Enggal.

Pemkot Bandar Lampung memastikan pedagang takjil berjualan saat Ramadan dengan catatan menjaga ketertiban dan kebersihan.

Kepala Dinas Perindustrian Bandar Lampung Husna mengatakan, pihaknya tidak melarang pedagang musiman berjualan takjil selama Ramadan.

Bahkan, pemerintah mendorong agar pelaku UMKM memanfaatkan momentum ini untuk meningkatkan produktivitas dan perputaran ekonomi masyarakat.

“Kita mendukung kelompok takjil yang sudah ada di masyarakat. Harapan kami ibadah puasa lancar, berjualan diperbolehkan, tapi tolong jangan sampai mengganggu arus lalu lintas,” ujar Husna, Kamis 12 Februari 2026.

Menurutnya, ketertiban lalu lintas menjadi perhatian utama, mengingat sejumlah titik penjualan takjil kerap menimbulkan kepadatan kendaraan menjelang waktu berbuka puasa.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, kawasan Jalan Gatot Subroto kembali menjadi salah satu lokasi favorit pasar takjil dadakan.

Area tersebut dikenal selalu ramai diserbu warga saat sore hari.

Namun demikian, Husna menegaskan pemkot tidak menginisiasi atau menyiapkan tempat khusus bagi pedagang.

“Kalau untuk tempat khusus dari pemkot tidak ada. Masing-masing pedagang biasanya sudah ada titik-titik jualan sendiri. Di sepanjang Jalan Gatot Subroto boleh, tapi kami tidak menyiapkan tempatnya,” jelasnya.

Artinya, para pedagang tetap diperbolehkan menempati lokasi langganan mereka, selama tidak mengganggu pengguna jalan dan tetap menjaga ketertiban umum.

Selain persoalan kemacetan, dia juga mengingatkan pentingnya menjaga kualitas dan kebersihan makanan yang dijual.

Para pedagang diminta memastikan takjil yang dipasarkan higienis dan aman dikonsumsi masyarakat.

“Kebersihan dan kesehatan tolong dijaga demi keamanan para pembeli takjil,” ujar Husna.

Dengan adanya dukungan ini, diharapkan geliat ekonomi kerakyatan selama Ramadan di Kota Tapis Berseri semakin meningkat, sekaligus tetap menjaga kenyamanan dan keamanan masyarakat yang berburu menu berbuka puasa. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini