Bandar Lampung, berita-public.com – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyatakan dukungan kepada Riski Muhammad Ivan, siswa MAN 1 Bandar Lampung yang berhasil menorehkan prestasi di bidang keamanan siber, untuk menghadiri konferensi internasional Black Hat USA 2026 di Las Vegas, Amerika Serikat.
Dukungan tersebut disampaikan Gubernur saat menerima Riski bersama kedua orang tuanya di Ruang Kerja Gubernur Lampung, Jumat (10/7/2026).
Dalam pertemuan itu, Rahmat berdialog langsung dengan Riski mengenai perjalanan dan pengalamannya mengembangkan kemampuan di bidang keamanan siber hingga berhasil mendapatkan pengakuan di tingkat internasional.
Riski diketahui memiliki prestasi melalui program bug bounty, yakni kegiatan menemukan dan melaporkan celah keamanan pada sistem digital. Sejumlah platform besar, termasuk milik Microsoft dan NASA, menjadi bagian dari temuan yang dilaporkannya melalui mekanisme responsible disclosure.
Gubernur mengapresiasi kemampuan Riski yang dikembangkan secara mandiri sejak duduk di bangku SMP. Dengan memanfaatkan berbagai sumber pembelajaran daring dan komunitas keamanan siber, Riski mampu mengasah keterampilannya hingga menghasilkan prestasi membanggakan.
Menurut Rahmat, keamanan siber merupakan salah satu bidang profesi yang memiliki prospek besar seiring perkembangan teknologi digital.
“Bidang cyber security adalah profesi yang akan semakin dibutuhkan di masa depan. Terus tekuni kemampuan ini karena potensinya sangat besar,” ujar Rahmat.
Sementara itu, Riski menceritakan ketertarikannya terhadap keamanan siber berawal dari kegemaran mempelajari pemrograman secara otodidak.
Ia aktif mempelajari berbagai bahasa pemrograman serta teknik pengujian keamanan sistem melalui YouTube, sejumlah platform pembelajaran, dan komunitas keamanan siber.
Berkat kontribusinya dalam menemukan sejumlah celah keamanan melalui program bug bounty, Riski mendapatkan undangan untuk menghadiri Black Hat USA 2026.
Konferensi tersebut merupakan salah satu ajang keamanan siber bergengsi di dunia yang mempertemukan praktisi, peneliti, dan pakar teknologi keamanan digital dari berbagai negara.
Ayah Riski, A. Saidi, mengatakan undangan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga. Namun, keterbatasan biaya perjalanan menjadi tantangan untuk mewujudkan keberangkatan Riski ke Amerika Serikat.
Karena itu, keluarga berupaya mencari dukungan dari berbagai pihak agar Riski dapat menghadiri kegiatan internasional tersebut.
Menanggapi hal itu, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menyatakan Pemerintah Provinsi Lampung siap memberikan bantuan agar Riski bisa mengikuti konferensi tersebut.
“Insya Allah nanti kita bantu,” tegas Rahmat.
Gubernur berharap dukungan pemerintah daerah dapat menjadi motivasi bagi generasi muda Lampung untuk terus mengembangkan kemampuan di bidang teknologi informasi, kecerdasan buatan, dan keamanan siber.
Ia juga berharap semakin banyak anak muda Lampung yang mampu menunjukkan kompetensi dan prestasinya sehingga dapat bersaing di tingkat nasional maupun internasional. (*)












