Bandar Lampung, berita-public.com — Lapas Kelas I Bandar Lampung terus memperluas jangkauan program pembinaan kepribadian berbasis keagamaan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Tidak hanya terpusat di Blok Pesantren, kegiatan pengajian kini rutin digelar menyasar blok-blok hunian lainnya.
Salah satu kegiatan pengajian dilangsungkan di Aula Blok C Lapas Kelas I Bandar Lampung dengan menghadirkan penceramah dari Majelis Al-Qiram, Sabtu (3/10/2026). Puluhan warga binaan tampak antusias mengikuti kajian keagamaan di bawah pengawasan ketat Staf Pembinaan dan petugas pengamanan.
Kepala Bidang Pembinaan Lapas Kelas I Bandar Lampung, Gatot Suariyoko, menjelaskan bahwa kebijakan perluasan jangkauan ini bertujuan untuk menjamin pemerataan hak pembinaan kerohanian bagi seluruh warga binaan tanpa terkecuali.
“Kami ingin memastikan pembinaan keagamaan dirasakan oleh seluruh warga binaan, bukan hanya mereka yang berada di Blok Pesantren. Melalui pengajian di blok-blok hunian ini, kami berupaya memberikan ruang refleksi dan pendalaman agama agar mereka dapat memperbaiki diri selama menjalani masa pidana,” ujar Gatot.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Seksi Bimbingan Kemasyarakatan (Kasi Bimkemas) Lapas Kelas I Bandar Lampung, Anggun Cici Rafila, menyampaikan bahwa pembinaan mental-spiritual merupakan fondasi utama dalam mempersiapkan kesiapan warga binaan sebelum kembali ke tengah masyarakat.
“Pengajian ini menjadi sarana penting untuk membentuk karakter dan akhlak warga binaan. Materi yang disampaikan penceramah diharapkan dapat menjadi bekal positif saat mereka berkumpul kembali bersama keluarga dan lingkungan kelak,” tutur Anggun.
Lapas Kelas I Bandar Lampung berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas serta variasi program pembinaan agar seluruh warga binaan memperoleh kesempatan yang setara dalam mengembangkan potensi diri dan berbenah. (*)











