BEKASI

Pilkades Sukadanau: H. Damin Resmi Dapatkan Nomor Urut 1, Usung Transparansi dan Pembangunan Merata

Bekasi, berita-public.com — Calon Kepala Desa (Kades) Sukadanau, H. Damin HR, resmi mengantongi Nomor Urut 1 dalam kontestasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Sukadanau, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, untuk masa jabatan 2026–2034.

​Penetapan nomor urut tersebut berlangsung dalam Rapat Pleno Pengundian dan Penetapan Nomor Urut Calon Kades yang diselenggarakan oleh Panitia Pilkades Sukadanau di Kantor Desa Sukadanau, Senin (7/9/2026). Kedatangan H. Damin ke lokasi acara didampingi oleh jajaran tim pendukung serta simpatisan.

​Usai prosesi pengundian, H. Damin menyampaikan bahwa penetapan nomor urut 1 ini merupakan sebuah amanah untuk mewujudkan tata kelola desa yang lebih maju dan sejahtera.

​”Nomor urut 1 ini adalah amanah dan tanggung jawab besar. Kami berkomitmen untuk membuktikan bahwa Desa Sukadanau dapat berkembang lebih maju, sejahtera, dan harmonis melalui kerja sama seluruh elemen masyarakat,” ujar H. Damin.

​Dalam pemaparan visi-misinya, H. Damin menekankan empat pilar utama pembangunan yang akan dijalankan apabila dipercaya memimpin Desa Sukadanau, yaitu:

​Tata Kelola Bersih dan Transparan: Mewujudkan pemerintahan desa yang akuntabel melalui keterbukaan anggaran, serta pelayanan administrasi yang cepat, mudah, dan bebas pungutan liar (pungli).

​Pembangunan Infrastruktur Merata: Memperbaiki fasilitas publik secara bertahap dan berkelanjutan, seperti jalan lingkungan, sistem drainase, penerangan jalan umum, hingga sarana olahraga dan kesehatan.

​Penguatan Ekonomi Desa: Mengoptimalkan peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) serta memberikan pelatihan dan bantuan permodalan bagi pelaku UMKM lokal guna membuka lapangan kerja bagi pemuda desa.

​Pelestarian Gotong Royong: Menghidupkan kembali budaya musyawarah, gotong royong, dan kegiatan keagamaan guna menjaga kerukunan serta persatuan warga.

​Di sisi lain, H. Damin juga mengingatkan para pendukungnya dan seluruh warga Sukadanau untuk menjaga iklim demokrasi yang sejuk dan aman selama proses Pilkades berlangsung.

​”Mari kita berkompetisi secara sehat. Perbedaan pilihan politik adalah hal yang wajar, namun tali persaudaraan dan kondusivitas desa harus tetap kita jaga bersama,” pungkasnya. (Ferry)

Exit mobile version