LAMPUNG, Berita-public.com — Tangis haru dan rasa syukur pecah di kediaman pasangan Bapak Iron Guna dan Ibu Anila Sona di Bandar Lampung. Putri pertama mereka, Chelsy Ansa Zahra, siswi SMA Muhammadiyah 2 Bandar Lampung, sukses menorehkan tinta emas setelah dinobatkan sebagai Juara 1 Kategori Matematika SMA pada ajang Olimpiade Sains Teman Pelajar (OLSTAR) Tahun 2026 tingkat Nasional.
Prestasi prestisius ini diperkuat secara legal melalui raihan sertifikat resmi dengan Nomor: 1620-3-25/PT TPN/DIR-DU/V/2026 yang ditandatangani langsung oleh Direktur Utama Teman Pelajar, Nanang Suryana.
Kompetisi akbar OLSTAR 2026 yang puncaknya digelar di Jakarta pada 24 Mei 2026 lalu, diikuti oleh puluhan ribu peserta terbaik dari berbagai sekolah favorit lintas provinsi di Indonesia. Chelsy menceritakan bahwa langkah awalnya dimulai dari ketidaksengajaan.
“Awalnya saya hanya iseng ikut tryout yang difasilitasi dari sekolah. Jujur, sama sekali tidak menyangka bisa lolos sampai ke tingkat nasional karena soal-soalnya sangat rumit. Namun, saya selalu ingat pesan guru pembina untuk menikmati setiap proses dan jangan pernah takut salah,” kenang Chelsy dengan senyum sumringah.
Kunci sukses Chelsy terletak pada konsistensi. Setiap pulang sekolah, ia disiplin meluangkan waktu 2 hingga 3 jam secara mandiri untuk mengupas habis soal-soal olimpiade tahun terdahulu serta aktif berdiskusi dengan tim pembina sekolah. Kerja keras di luar jam sekolah inilah yang berhasil mengantarkannya menumbangkan ratusan kompetitor berat dari Jawa, Sumatera, hingga Kalimantan.
Sebagai orang tua, Bapak Iron Guna dan Ibu Anila Sona mengaku sangat terkejut sekaligus bangga atas pencapaian luar biasa putri sulung mereka. Ibu Anila Sona bahkan tak kuasa menahan air mata bahagianya.
“Kami sangat senang dan bangga sekali. Dari kecil Chelsy ini anak yang pendiam, rajin, dan tidak pernah banyak menuntut. Dia selalu belajar dan mengerjakan PR sendiri. Kami selaku orang tua hanya bisa mendoakan, antar-jemput, dan memberikan fasilitas seadanya. Tidak menyangka Allah memberikan kado seindah ini di Hari Ayah, ini kado terbaik untuk ayahnya,” ungkap Ibu Anila Sona dengan suara bergetar.
Senada, sang Ayah, Bapak Iron Guna, turut meluapkan rasa syukurnya. “Sebagai ayah, rasanya campur aduk antara bangga, terharu, dan bersyukur. Semoga ini menjadi awal yang baik untuk masa depannya. Pesan saya untuk Chelsy, jangan sombong, tetap rendah hati, dan teruslah memberikan manfaat untuk orang banyak,” tuturnya.
Kepala SMA Muhammadiyah 2 Bandar Lampung bersama dewan guru kompak memberikan apresiasi tertinggi kepada Chelsy, yang selama ini dikenal sebagai siswa teladan, disiplin, dan santun. Sesuai Motto Sekolah: “SMA Muhammadiyah 2 memiliki motto: Berakhlak Mulia, Berprestasi, dan Peduli. Chelsy sudah membuktikan ketiganya di panggung nasional,” tegas Kepala Sekolah.
Guru Matematika pembina menambahkan bahwa karakteristik Chelsy yang gigih mengejar jawaban terstruktur sudah terlihat sejak duduk di kelas 10. Menurutnya, gelar Juara 1 OLSTAR ini sangat pantas didapatkan oleh Chelsy.
Bagi Chelsy, piala dan medali emas ini bukanlah garis akhir dari impiannya. Siswi berprestasi ini mematok mimpi besar untuk menjadi seorang ahli matematika atau pakar Data Science demi membantu memecahkan berbagai tantangan digital di Indonesia masa depan.
“Saya ingin membuktikan bahwa anak-anak dari Lampung juga memiliki kapasitas untuk bersaing di tingkat nasional. Jangan pernah minder dengan anak-anak dari kota besar. Kuncinya hanya tiga: berdoa, berusaha, dan jangan pernah berhenti belajar,” pesan Chelsy kepada rekan sejawatnya.
Pencapaian Chelsy Ansa Zahra menjadi bukti nyata bahwa keterbatasan geografis bukan halangan untuk berprestasi. Dukungan kolaboratif antara keluarga dan sekolah terbukti mampu melahirkan generasi cerdas menuju visi besar Indonesia Emas 2045.
(*)












