Bandar Lampung, berita-public.com — Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung melalui Dinas Kesehatan terus meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap ancaman Hanta Virus. Virus ini dapat menyebabkan penyakit serius pada manusia, terutama dengan menyerang organ paru-paru dan ginjal, yang dapat berakibat fatal jika tidak ditangani dengan tepat.
Dengan mengusung kampanye “Sehat Masyarakatnya, Maju Kotanya” serta gerakan hidup bersih dan bebas tikus, masyarakat diimbau untuk mengenali faktor penyebab, gejala, serta langkah-langkah pencegahan sejak dini.
Pengertian dan Faktor Penyebab
Hanta virus adalah kelompok virus yang umumnya dibawa oleh tikus, terutama dari keluarga Muridae (seperti jenis Rattus tanezumi). Penularan ke manusia biasanya dipicu oleh beberapa kondisi lingkungan:
- Lingkungan rumah yang kotor, lembap, dan menjadi sarang tikus.
- Penyimpanan bahan makanan di rumah yang tidak tertutup rapat, sehingga menarik kedatangan tikus.
Jalur Penularan Hanta Virus
Virus ini dapat berpindah dan menular ke tubuh manusia melalui beberapa perantara:
- Menghirup debu atau partikel udara yang terkontaminasi kotoran, air seni, atau air liur tikus yang sudah mengering dan beterbangan.
- Menyapu tempat-tempat yang terkontaminasi tanpa pelindung, seperti menyapu lantai kering, membersihkan loteng, gudang, atau kandang.
- Bersentuhan langsung dengan tikus hidup/mati atau permukaan benda yang terkontaminasi.
- Menyentuh mulut, hidung, atau mata setelah tangan terkontaminasi.
Mengenali Gejala Awal dan Gejala Berat
Gejala infeksi Hanta Virus biasanya baru muncul dalam rentang 1 hingga 8 minggu setelah seseorang terpapar virus.
Gejala Awal: Demam tinggi mendadak, sakit kepala, nyeri otot (terutama di bagian punggung, paha, dan bahu), menggigil, mual, muntah, diare, hingga batuk dan sesak napas pada stadium lanjut.
Gejala Berat (Wajib Segera ke Rumah Sakit) jika mengalami sesak napas berat, batuk berdahak atau berdarah, penurunan jumlah urin, serta tekanan darah rendah. Pemerintah menegaskan agar masyarakat jangan menunda pergi ke rumah sakit apabila gejala berat ini mulai muncul.
Cara Pencegahan dan Penanganan
Untuk melindungi diri dan keluarga, Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung membagikan panduan pencegahan yang dapat diterapkan di lingkungan rumah:
- Membersihkan secara rutin area yang berdebu, loteng, gudang, dan kandang.
- Menyimpan makanan di dalam wadah tertutup rapat dan menghindari pembiaran makanan terbuka.
- Menutup lubang serta celah pada dinding, lantai, dan plafon yang berpotensi menjadi jalur masuk tikus.
- Menggunakan perangkap tikus yang aman atau meminta bantuan petugas pengendalian hama.
- Selalu memakai masker dan sarung tangan saat membersihkan area yang berisiko.
Bagi warga yang mengalami gejala awal seperti demam tinggi dan nyeri otot, diimbau untuk segera mendatangi fasilitas kesehatan terdekat, menyampaikan riwayat kemungkinan kontak dengan tikus kepada petugas medis, serta beristirahat cukup dan mengonsumsi makanan bergizi sesuai anjuran dokter.
Pemerintah Kota Bandar Lampung menyediakan layanan darurat melalui Call Center Kesehatan Kota Bandar Lampung di nomor (0721) 464041 untuk merespons kebutuhan informasi maupun penanganan kesehatan masyarakat. (Iklan)












