BEKASIDAERAH

Cegah Narkoba di Kawasan Industri, BNK Kabupaten Bekasi Gandeng PT Komala Agung Langgeng Perkasa

×

Cegah Narkoba di Kawasan Industri, BNK Kabupaten Bekasi Gandeng PT Komala Agung Langgeng Perkasa

Sebarkan artikel ini

Bekasi, berita-public.com– Penyalahgunaan narkoba kini bukan lagi sebatas persoalan individu, melainkan telah menjelma menjadi ancaman nyata bagi keberlangsungan dunia industri. Menjawab tantangan tersebut, Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Bekasi bergandengan tangan dengan PT Komala Agung Langgeng Perkasa menggelar sosialisasi bahaya narkoba bagi seluruh karyawan.

​Langkah preventif ini digelar di lingkungan perusahaan pada pertengahan Juni 2026 demi membangun budaya kerja yang sehat, aman, dan produktif.

​Dalam agenda tersebut, perwakilan BNK Kabupaten Bekasi, Susilo Budianto, hadir memberikan edukasi komprehensif terkait bahaya Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif (NAPZA), sekaligus mengajak para pekerja menjadi garda terdepan pencegahan.

​”Pemahaman adalah benteng pertama. Ketika karyawan memahami dampak dan konsekuensinya, mereka akan lebih berani mengatakan tidak terhadap narkoba,” tegas Susilo dalam pemaparannya.

​Susilo menjelaskan, bahaya penyalahgunaan narkoba di sektor industri melampaui sanksi hukum semata. Imbas negatifnya merembet langsung ke operasional perusahaan, seperti:

  1. ​Penurunan produktivitas dan kedisiplinan kerja secara drastis.
  2. ​Peningkatan risiko kecelakaan kerja di area pabrik/operasional.
  3. ​Kerugian finansial akibat membengkaknya biaya operasional dan tingginya turnover (pergantian) tenaga kerja.
  4. ​Kerusakan reputasi perusahaan jika ada karyawan yang terlibat sebagai pengguna maupun pengedar.

​Oleh karena itu, BNK mendorong setiap perusahaan di kawasan industri Bekasi tidak hanya mengejar target produksi, tetapi juga aktif membangun benteng edukasi dan pengawasan internal.

​BNK Kabupaten Bekasi memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Direktur Utama PT Komala Agung Langgeng Perkasa, H. Tri Budi Utomo, beserta jajaran manajemen yang memfasilitasi kegiatan pencegahan ini. Langkah perusahaan tersebut dinilai mendukung penuh terwujudnya Kabupaten Bekasi Bersih Narkoba (Bersinar).

​Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah pemangku kepentingan lintas sektor sebagai wujud kolaborasi nyata, di antaranya:

  • ​Eka Maulana (HRGA PT Komala Agung Langgeng Perkasa)
  • ​Ibut Bustomi (Kepala Dusun Sukadami)
  • ​Aiptu Surono (Bhabinkamtibmas Polsek Cikarang Selatan)

​Menutup paparannya, BNK Kabupaten Bekasi mengimbau perusahaan-perusahaan lain di wilayah kawasan industri terbesar se-Indonesia ini untuk proaktif dan tidak menunggu timbulnya kasus sebelum bergerak.

​”Edukasi dan pencegahan adalah investasi jangka panjang untuk menjaga kualitas SDM. Semoga makin banyak perusahaan yang tergerak sehingga kawasan industri di Kabupaten Bekasi benar-benar bersih dari peredaran gelap narkoba,” pungkas Susilo.

​(Ervan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini