Babelan, berita-public.com — Pasangan Johari dan Rohiman resmi menyatakan kesiapannya untuk bertarung dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Kedung Jaya, Kecamatan Babelan, periode 2026–2034. Mengusung tagline “Jorro Maju, Warganya Bersatu”, pasangan Calon Kepala Desa dan Sekretaris Desa ini memohon doa serta dukungan seluruh masyarakat untuk membangun desa yang transparan, maju, dan berkeadilan.
Dalam visi strategisnya, Johari-Rohiman berkomitmen mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang bersih, inovatif, serta berakhlak. Visi tersebut diterjemahkan ke dalam 6 program dan misi unggulan yang menyentuh langsung kebutuhan dasar warga Kedung Jaya.
6 Misi Unggulan Johari-Rohiman untuk Desa Kedung Jaya
1. Digitalisasi Layanan & Transparansi Pemerintahan
Pasangan ini menyoroti pentingnya tata kelola birokrasi desa yang terbuka. Seluruh layanan administrasi di kantor desa akan didorong berbasis teknologi informasi.
”Kami ingin menghadirkan pelayanan online yang cepat. Warga tidak perlu lagi mengurus surat berulang kali atau menunggu lama. Semua harus transparan, jujur, dan bebas pungli,” tegas Johari.
2. Optimalisasi BUMDes dan Penguatan UMKM
Sektor ekonomi menjadi pilar utama. BUMDes akan diberdayakan sebagai motor penggerak ekonomi desa untuk mengelola potensi lokal dan membuka unit usaha baru. Selain itu, pendampingan modal, pelatihan, hingga akses pemasaran akan diberikan kepada petani, pedagang kecil, dan pelaku UMKM lokal.
3. Pelayanan Kesehatan Siaga 24 Jam
Di sektor sosial-kesehatan, Johari-Rohiman menggagas program pengadaan Mobil Siaga 24 Jam untuk melayani kebutuhan darurat warga dan antar-jemput pasien. Fasilitas serta kegiatan Posyandu Lansia dan Balita juga akan ditingkatkan secara berkala.
4. Pembangunan Infrastruktur Merata dan Bebas Banjir
Pembangunan fisik diprioritaskan agar tidak ada wilayah yang tertinggal. Fokus utamanya mencakup perbaikan jalan desa, normalisasi drainase untuk mencegah banjir, serta pemerataan akses air bersih dari RT awal hingga RT akhir.
5. Pemberdayaan Pemuda, Olahraga, dan Kebudayaan
Mengoptimalkan peran Karang Taruna sebagai mitra strategis pembangunan desa melalui pelatihan keterampilan, kegiatan olahraga, seni, dan kewirausahaan pemuda, serta menghidupkan kembali tradisi gotong royong warga.
6. Pelayanan Perangkat Desa yang Prima & Responsif
Membenahi kultur kerja perangkat desa agar memiliki etos pelayanan yang ramah, sigap, dan solutif. Sistem evaluasi kinerja serta saluran pengaduan masyarakat (dengar warga) akan dibuka secara transparan.
Mengakhiri pemaparannya, Johari dan Rohiman mengajak seluruh elemen masyarakat Kedung Jaya untuk bersama-sama mengawal dan mengondisikan pembangunan desa ke depan.
”Kami tidak bisa berjalan sendiri. Pembangunan membutuhkan partisipasi, kritik membangun, dan doa dari seluruh warga. Mari kita bersatu demi kemajuan Desa Kedung Jaya,” pungkasnya. (Ferry/Red)












