Bandar Lampung, berita-public.com – Pemerintah Provinsi Lampung terus mendorong penerapan pola hidup sehat sejak usia dini melalui Gebyar Senam Massal Anak Indonesia Hebat Tahun 2026. Kegiatan ini diikuti lebih dari 40.000 anak Taman Kanak-Kanak (TK) dari berbagai kabupaten dan kota di Lampung, baik secara langsung maupun daring.
Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Korpri, Kompleks Kantor Gubernur Lampung, tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 sekaligus menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Dalam sambutannya, perwakilan Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan bahwa upaya mewujudkan Indonesia Emas 2045 harus dimulai dengan memperhatikan kesehatan, pendidikan, serta tumbuh kembang anak sejak usia dini.
“Indonesia Emas tidak dimulai nanti. Indonesia Emas dimulai dari anak-anak yang hari ini kita jaga, kita didik, dan kita beri kesempatan untuk tumbuh menjadi generasi terbaik,” katanya.
Ia mengajak orang tua dan tenaga pendidik menjadikan kegiatan tersebut sebagai momentum membangun kebiasaan hidup sehat secara berkelanjutan, bukan hanya dilakukan ketika ada kegiatan seremonial.
Sementara itu, Bunda PAUD Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, mengapresiasi antusiasme anak-anak, guru, orang tua, dan seluruh pihak yang telah menyukseskan kegiatan tersebut.
Menurutnya, lebih dari 40.000 peserta dari berbagai daerah di Lampung turut ambil bagian dalam Gebyar Senam Massal Anak Indonesia Hebat.
“Anak hebat harus sehat. Anak hebat harus ceria, bahagia, aktif, mandiri, berkarakter, serta memiliki semangat untuk belajar dan berkembang,” ujarnya.
Purnama mengatakan, masa usia dini merupakan periode penting dalam menentukan kualitas tumbuh kembang anak. Karena itu, pembiasaan hidup sehat harus dimulai dari lingkungan keluarga dan satuan pendidikan PAUD maupun TK.
Ia mengingatkan orang tua dan pendidik agar membiasakan anak aktif bergerak, berolahraga, mengonsumsi makanan bergizi, serta memiliki waktu tidur dan istirahat yang cukup.
“Jangan hanya hari ini kita senam bersama. Kebiasaan ini harus diteruskan di masing-masing TK. Anak-anak perlu diajak rutin berolahraga sesuai dengan kemampuan dan usia mereka,” katanya.
Selain kesehatan fisik, Purnama juga menekankan pentingnya pola pengasuhan yang mengedepankan kasih sayang, kelembutan, dan keteladanan. Menurutnya, pendidikan anak usia dini harus dilakukan dengan pendekatan positif dan menyenangkan agar anak dapat berkembang secara optimal.
“Anak-anak tidak bisa lagi kita didik dengan keras. Mereka harus kita dampingi dengan kelembutan, kasih sayang, dan keteladanan,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para guru TK, orang tua, Bunda PAUD kabupaten/kota, organisasi mitra, serta seluruh pihak yang berkomitmen mendukung kesehatan dan pendidikan anak-anak di Provinsi Lampung.
Di kesempatan yang sama, Ketua Umum IGTKI Provinsi Lampung yang diwakili Suminah M.Pg menyampaikan bahwa kegiatan senam massal tersebut tidak hanya bertujuan menjaga kebugaran, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bagi anak.
Melalui kegiatan bersama, anak-anak dapat belajar membangun keberanian, kekompakan, serta kemampuan bersosialisasi dengan teman-teman dari sekolah lain.
“Kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian kita terhadap tumbuh kembang anak. Kita ingin membangun anak TK Provinsi Lampung yang sehat, cerdas, aktif, dan percaya diri,” ujarnya.
Menurutnya, anak-anak merupakan pemilik masa depan bangsa. Karena itu, investasi dalam bidang kesehatan, pendidikan, pembentukan karakter, dan kebahagiaan anak harus dilakukan sejak usia dini.
Suasana kegiatan semakin meriah dengan antusiasme anak-anak mengikuti gerakan senam bersama yang didampingi guru dan orang tua.
Dalam kegiatan tersebut, Purnama Wulan Sari Mirza juga membagikan hadiah berupa sepeda kepada anak-anak PAUD dan TK yang berhasil menjawab pertanyaan dengan benar. Panitia turut menyediakan hadiah lainnya berupa telepon genggam, tablet, hingga hadiah umrah.
Gebyar Senam Massal Anak Indonesia Hebat sekaligus memperkuat sinergi antara Pemerintah Provinsi Lampung, Bunda PAUD, IGTKI-PGRI, satuan pendidikan, orang tua, dan berbagai mitra dalam membangun ekosistem pendidikan anak usia dini yang sehat dan berkualitas.
Melalui kegiatan ini, Pemprov Lampung berharap kebiasaan hidup sehat dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga anak-anak tumbuh menjadi generasi yang sehat, mandiri, percaya diri, berkarakter, dan bahagia sebagai bagian dari upaya mewujudkan Lampung Maju Menuju Indonesia Emas 2045. (*)











