Bandar Lampung, berita-public.com — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Bandar Lampung menggelar kegiatan pembinaan mental dan kerohanian bagi seluruh jajaran petugas di lingkungan Lapas setempat, Kamis (1/10/2026).
Kegiatan penguatan spiritual lintas agama ini dilaksanakan secara serentak di beberapa titik lokasi. Petugas beragama Islam mengikuti bimbingan rohani bersama Ustadz Faizin di Aula Utama, sedangkan petugas beragama Kristen dan Katolik melaksanakan ibadah di Gereja Ekklesia bersama Pendeta Abraham. Sementara itu, petugas beragama Hindu mengikuti pembinaan mental secara daring.
Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Lapas Kelas I Bandar Lampung, Sudarso, menjelaskan bahwa penguatan fondasi keimanan dan moralitas ini menjadi bagian dari komitmen pembentukan karakter aparatur pemasyarakatan yang profesional.
”Kegiatan pembinaan mental ini dilaksanakan sesuai arahan Kakanwil Ditjenpas Lampung, Maulidi Hilal, guna memperkuat karakter spiritual pegawai. Harapannya, kinerja dalam pengamanan maupun pelayanan publik dapat selalu terjaga dengan baik dan berintegritas,” ujar Sudarso.
Melalui pembinaan kerohanian berkala ini, jajaran Lapas Kelas I Bandar Lampung berkomitmen untuk terus meningkatkan etika kerja serta memberikan pelayanan pemasyarakatan yang berintegritas dan humanis. (Red)











