Jakarta, berita-public.com — Presiden Prabowo Subianto kembali merombak jajaran Kabinet Merah Putih pada Kamis (1/10/2026). Perombakan (reshuffle) kali ini mencakup pengangkatan menteri dan wakil menteri baru, rotasi jabatan strategis, hingga pencopotan sejumlah pejabat utama.
Sebanyak 16 pejabat resmi dilantik di Istana Kepresidenan, Jakarta. Jajaran ini terdiri dari menteri koordinator, menteri, wakil menteri, kepala badan, hingga wakil kepala badan.
Dalam reshuffle tersebut, Presiden Prabowo menunjuk Bahlil Lahadalia mengisi posisi Menteri Koordinator Hilirisasi—kementerian koordinator baru yang baru saja dibentuk. Selain itu, tiga posisi wakil menteri yang sebelumnya lowong kini telah diisi.
Di jajaran penegak hukum dan lembaga kepresidenan, Prabowo melantik Jenderal Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri baru menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Adapun Listyo Sigit kini dipercaya mengemban amanat sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP).
Rangkaian pelantikan ini ditetapkan melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 104/P/2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri dan Wakil Menteri Negara, serta Keppres Nomor 105/P/2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Staf Kepresidenan dan Kepala Badan Reforma Agraria Nasional.
Rotasi Jabatan dan Pengisian Wamen
Sejumlah menteri dan wakil menteri turut mengalami pergeseran posisi:
- Sugiono, dari Menteri Luar Negeri dirotasi menjadi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK).
- Arrmanatha Nasir, Naik posisi dari Wakil Menteri Luar Negeri menjadi Menteri Luar Negeri.
- Luky Alfirman & Nurkholish Ibnu Amman, Dilantik sebagai dua Wakil Menteri Keuangan mengisi posisi yang ditinggalkan Suahasil Nazara.
- Muhammad Saleh Mustofa, Dilantik menjadi Wakil Menteri Pertanian menggantikan Sudaryono yang dipercaya menjabat Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).
3 Menteri Resmi Dicopot dari Kabinet
Selain rotasi, reshuffle kali ini juga memberhentikan tiga figur menteri tanpa penempatan jabatan baru di kabinet:
- Pratikno resmi dilepas dari jabatannya sebagai Menko PMK yang telah diembannya sejak awal pembentukan Kabinet Merah Putih pada Oktober 2024. Mantan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) periode 2014–2024 tersebut kini digantikan oleh Sugiono.
- Djamari Chaniago dicopot dari posisi Menko Politik dan Keamanan (Polkam) setelah menjabat sekitar satu tahun sejak menggantikan Budi Gunawan pada 17 September 2025 lalu.
- Politikus senior Partai Golkar ini dilepas dari posisinya sebagai Menteri Perindustrian—jabatan yang telah ia pegang sejak periode kedua pemerintahan Presiden Joko Widodo pada 2019. Posisi Menperin kini resmi ditempati oleh Sarmuji yang juga menjabat Sekretaris Jenderal Partai Golkar.
(*)











